Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTInsiden Kebakaran KMP Batumandi di Alur Penyeberangan Merak, KSOP Banten Fokus pada Keselamatan PelayaranKomentar: 0
Ditjen Perhubungan Laut Investigasi

Insiden Kebakaran KMP Batumandi di Alur Penyeberangan Merak, KSOP Banten Fokus pada Keselamatan Pelayaran

Suara Realitas, 21 Oktober 2026, 14:27 WIB · 3 menit bacaDiperbarui Baca di App
Huruf
POTRET - KMP Batumandi mengalami kebakaran di alur masuk penyeberangan Merak, Cilegon, Banten, Selasa (20/10) sore. Seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi ke KMP Royce 1 dengan selamat. Penyebab kebakaran masih dalam pemeriksaan pihak berwenang. (Foto: Tangkapan Layar/Ist).

MERAK, suararealitas.co – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten, terus melakukan pemantauan dan koordinasi penanganan insiden kebakaran yang terjadi pada Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di alur masuk Penyeberangan Merak, Cilegon, Banten, Selasa (20/10) sore.

Kepala KSOP Kelas I Banten, Yogie Nugraha menyampaikan, bahwa seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat. Hingga saat ini, tidak terdapat laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Prioritas utama dalam penanganan kejadian ini adalah memastikan keselamatan seluruh penumpang dan awak kapal serta melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur yang berlaku.

“Prioritas utama kami adalah memastikan seluruh penumpang dan awak kapal dapat dievakuasi dengan selamat. Begitu menerima informasi kejadian, petugas segera melakukan koordinasi dengan VTS Merak, unsur pelabuhan, Basarnas, serta instansi terkait untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan kebakaran secara cepat dan terkoordinasi,” ujar Yogie.

Berdasarkan informasi awal dari Vessel Traffic Service (VTS) Merak, insiden dilaporkan sekitar pukul 16.15 WIB ketika KMP Batumandi berada di alur masuk penyeberangan Merak.

Kapal tersebut sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 14.52 WIB dan sedang menuju Pelabuhan Merak.

Baca Juga :  KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Evakuasi Penumpang Berlangsung

Petugas VTS segera menyampaikan informasi keadaan darurat dan mengoordinasikan pengerahan bantuan dari unsur pelabuhan, kapal tunda, kapal penyeberangan, serta instansi terkait untuk mendukung proses pemadaman dan evakuasi.

“Berdasarkan informasi yang diterima dari VTS Merak, pada pukul 16.56 WIB, KMP Royce 1 melaporkan bahwa seluruh penumpang dan awak KMP Batumandi telah dievakuasi ke kapal tersebut,” ucapnya.

Dengan demikian, Yogie berujar, bahwa seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan berhasil dievakuasi dengan selamat. Untuk sumber api masih harus didalami.

Sementara itu, proses penanganan melibatkan sejumlah kapal dan unsur pendukung, antara lain TB Gunung Cipala, TB Avatar Harbour, TB Teluk Jakarta, TB Tirtayasa V, TB Gunung Batur, TB Gunung Santri, KNP 333, KMP Royce 1, KMP Munic 3, KMP SMS Mulawarman, serta unsur Bea Cukai BC 9006.

“VTS Merak terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait. Dukungan komunikasi dan pemantauan tersebut menjadi bagian penting dalam penyampaian informasi keadaan darurat serta pengerahan bantuan di perairan sekitar lokasi kejadian,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gempa NTT Rusak Sejumlah Pelabuhan, Dermaga Maumere dan Labuan Bajo Terdampak

Yogie menegaskan, bahwa proses penanganan selanjutnya dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel dan keamanan pelayaran di sekitar lokasi kejadian.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur keselamatan. Kami juga akan mendukung proses pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kejadian serta memastikan tindak lanjut yang diperlukan berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan,” tambahnya.

Yogie mengungkapkan penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Informasi mengenai kondisi kapal dan perkembangan penanganan akan disampaikan berdasarkan hasil verifikasi resmi.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengapresiasi respons dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam proses evakuasi dan penanganan insiden ini.

Koordinasi lintas instansi serta kesiapsiagaan petugas menjadi bagian penting dalam penanganan keadaan darurat di bidang pelayaran.

“Kami mengimbau seluruh operator kapal untuk senantiasa mengutamakan keselamatan pelayaran, memastikan kondisi teknis kapal memenuhi persyaratan, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat guna melindungi penumpang, awak kapal, dan pengguna jasa transportasi laut,” tutupnya.

Lihat Maritim Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Maritim
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain