Pemprov DKI Perkuat Akses Pendidikan Inklusif Lewat Bus Sekolah Ramah Disabilitas

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co -Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta meluncurkan layanan angkutan sekolah ramah disabilitas di Halaman Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Rabu (21/01/2026).

Layanan angkutan sekolah ramah disabilitas merupakan armada yang dirancang khusus dengan lift hidrolik untuk korsi roda, lantai taktil (guiding block) untuk tunanetra, CCTV dengan sensor keselamatan dan petugas pendamping terlatih guna memenuhi kebutuhan mobilitas siswa khususnya penyandang disabilitas di Jakarta.

“Pada hari ini, Pemprov DKI kembali meluncurkan angkutan sekolah ramah disabilitas. Kita meluncurkan 32 bus dan menambah lima rute baru,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Pramono menegaskan, pendidikan merupakan hak setiap anak. Oleh karena itu, pemerintah berkewajiban memfasilitasi serta memberikan kemudahan agar setiap anak dapat meraih cita-cita setinggi-tingginya tanpa terkecuali. Melalui layanan angkutan sekolah ramah disabilitas ini, Pemprov DKI Jakarta memastikan anak-anak penyandang disabilitas memperoleh akses pendidikan yang setara, aman, dan nyaman.

“Mudah-mudahan armada bus ini dapat memberikan kemudahan bagi anak-anak dalam berangkat dan pulang sekolah, serta menunjang aktivitas sehari-hari yang berkaitan dengan pendidikan mereka,” ujarnya.

Tahun ini, Pemprov DKI Jakarta menambah 32 unit bus sekolah ramah disabilitas yang terdiri atas 13 unit mikrobus dan 19 unit bus medium. Dengan penambahan tersebut, total terdapat 37 unit bus sekolah ramah disabilitas yang melayani sepuluh rute di Jakarta.

Baca Juga :  Menuju Kota Global, Gubernur DKI Terima Delegasi Singapura

“Penambahan armada ini merupakan kontribusi Pemprov DKI Jakarta untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang ramah disabilitas,” terang Gubernur Pramono.

Menurutnya, sebagai kota global yang inklusif, Jakarta harus memberikan ruang dan akses yang setara bagi penyandang disabilitas, tidak hanya di sektor pendidikan, tetapi juga pada berbagai aspek kehidupan lainnya, termasuk ketenagakerjaan melalui penyelenggaraan bursa kerja khusus disabilitas.

Gubernur Pramono juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, para guru, siswa, serta Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang telah menyiapkan fasilitas dan layanan pendukung bagi peserta didik penyandang disabilitas. Ia berpesan kepada para siswa agar terus belajar dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan berbagai fasilitas yang telah disediakan pemerintah.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan saat ini Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) mengelola 230 unit armada yang terdiri atas 200 bus medium dan 30 mikrobus. Armada tersebut melayani 50 rute, yang mencakup 32 rute reguler dan 18 rute zonasi di lima wilayah DKI Jakarta. Layanan ini beroperasi mulai pukul 04.30 hingga 19.00 WIB dan melayani lebih dari 41.000 pelajar dari jenjang SD hingga SMA atau sederajat.

Baca Juga :  Produktivitas Padi di Jakarta Utara Turun Imbas Terendam Banjir dan Hama

“Penambahan 32 unit bus sekolah ramah disabilitas ini akan memperkuat layanan melalui penambahan lima rute baru yang telah melalui uji coba operasional, guna menjangkau lima Sekolah Luar Biasa tambahan di berbagai wilayah DKI Jakarta,” jelas Syafrin.

Adapun lima rute tambahan tersebut meliputi Rute Reguler 32 Yayasan Pendidikan Anak Cacat–Ciledug; Rute Zonasi 12 Rusun Rawabebek-Rorotan yang melayani SLB Karya Mulia; Rute Zonasi 16 BNN-Cipinang via Jatinegara yang melayani SLB Karya Guna; Rute Zonasi 17 Kampung Rambutan–Lebak Bulus yang melayani SLBN 01 Jakarta dan SLBA Pembina Tingkat Nasional; serta Rute Zonasi 19 Permata Hijau–Lebak Bulus yang melayani SLBN 01 Jakarta dan SLBA Pembina Tingkat Nasional.

Setiap bus dilengkapi dengan pengemudi dan awak pendamping yang membantu siswa saat naik dan turun bus, termasuk dalam pengoperasian lift chair. Pada bus medium tersedia empat ruang kursi roda dan sembilan kursi penumpang dengan total kapasitas 13 siswa. Sementara itu, mikrobus memiliki kapasitas dua kursi roda dan tujuh kursi penumpang.

Berita Terkait

HPN 2026: PT Pembangunan Jaya Ancol Apresiasi Peran Strategis Pers Nasional
Chairman of the Board of Trustees of the DPP ASWIN Aceng Syamsul Hadie, S S Sos., MM Congratulates the 2026 National Press Day..!!
Tasyakuran Potong Tumpeng Meriahkan Peringatan HPN 2026 di Polsek Kelapa Gading
Sekda Uus Buka Jakarta Lunar New Year Festival 2026 di Main Atrium Emporium Pluit Mall
Pembangunan JPO Puri Indah Raya, Dishub DKI Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
Normalisasi Kali Mookervaart, Pemkot Jakbar Gelar Kerja Bakti Massal
Pemprov DKI Jakarta dan PLN Sepakati Pembaruan Kerja Sama Kelistrikan di Kepulauan Seribu
Ada Oknum Pungut Iuran Sampah di TPS Ilegal, Ini Penjelasan Kasatpel LH Tanjung Priok!

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:27 WIB

HPN 2026: PT Pembangunan Jaya Ancol Apresiasi Peran Strategis Pers Nasional

Senin, 9 Februari 2026 - 22:05 WIB

Chairman of the Board of Trustees of the DPP ASWIN Aceng Syamsul Hadie, S S Sos., MM Congratulates the 2026 National Press Day..!!

Senin, 9 Februari 2026 - 17:25 WIB

Tasyakuran Potong Tumpeng Meriahkan Peringatan HPN 2026 di Polsek Kelapa Gading

Senin, 9 Februari 2026 - 09:09 WIB

Sekda Uus Buka Jakarta Lunar New Year Festival 2026 di Main Atrium Emporium Pluit Mall

Senin, 9 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pembangunan JPO Puri Indah Raya, Dishub DKI Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Berita Terbaru