Oknum Guru Cabul Gentayangan, Walikota DIdesak Hadir di Barisan

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerhati Sosial Puji Rahman Hakim menilai kejadian berulang ini menunjukkan bahwa pengawasan sekolah tidak dijalankan dengan baik dan langkah Dinas Pendidikan belum memenuhi kebutuhan situasi.

Pemerhati Sosial Puji Rahman Hakim menilai kejadian berulang ini menunjukkan bahwa pengawasan sekolah tidak dijalankan dengan baik dan langkah Dinas Pendidikan belum memenuhi kebutuhan situasi.

KOTA TANGERANG, Suararealitas.co – Kasus dugaan oknum guru cabul kembali muncul di Kota Tangerang. Setelah terjadi di SMPN 23, kini dugaan serupa kembali terjadi di SMPN 19.

‎Pemerhati Sosial Puji Rahman Hakim menilai kejadian berulang ini menunjukkan bahwa pengawasan sekolah tidak dijalankan dengan baik dan langkah Dinas Pendidikan belum memenuhi kebutuhan situasi.

‎“Terjadinya dua kasus dalam waktu berdekatan menunjukkan pengawasan tidak berjalan ketat. Ini perlu disikapi dengan langkah langsung, bukan sekadar pernyataan,” ujar Puji saat dihubungi kamis (04/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Ia mendorong Dinas Pendidikan untuk segera melakukan evaluasi keras terhadap sistem pengawasan dan manajemen sekolah.

Menurutnya, evaluasi harus menyeluruh dan tidak boleh berhenti pada klarifikasi semata.

“Semua celah harus diperiksa ulang. Apa yang kurang, siapa yang tidak menjalankan tugas, semuanya harus jelas,” katanya.

Baca Juga :  ISW Digelar Lagi Desember, Prakerja Beri Pelatihan Gratis dan Murah

‎Puji juga menilai perlu ada ketegasan dalam kebijakan struktural. “Jika dibutuhkan, mutasi kepala sekolah dan kabid terkait perlu dilakukan. Mutasi adalah bagian dari tanggung jawab manajerial agar pengawasan bisa berjalan lebih baik,” tegasnya.

‎Ia turut mengkritik kinerja sebagian pengawas sekolah yang dinilai tidak menjalankan tugas secara serius.

‎“Pengawas sekolah harus benar-benar bekerja. Jangan datang hanya untuk formalitas, duduk sebentar, ngopi lalu pulang, Sekolah membutuhkan pengawas yang aktif, bukan sekadar hadir cari uang transport,” ujarnya.

‎Puji juga menyoroti perlunya kepemimpinan yang lebih kuat. Ia mendorong Wali Kota Tangerang turun langsung mengendalikan situasi agar penanganan berjalan cepat dan tegas.

‎“Masalah yang melibatkan anak membutuhkan keputusan yang pasti. Wali Kota perlu turun tangan karena Plt Kadisdik belum menunjukkan kemampuan mengendalikan kondisi yang berkembang,” kata Puji.

‎Selain langkah penindakan, Puji menekankan pentingnya program preventif yang konkret dan melibatkan banyak pihak.

Baca Juga :  Camat Mayong Buka Suara Soal Viral Botol Miras Berserakan di Balai Desa Rajekwesi

Ia menyebut orang tua juga harus diikutsertakan dalam pencegahan kekerasan di sekolah.

‎“Sekolah harus melibatkan orang tua dalam kegiatan preventif, seperti penyuluhan, forum komunikasi, dan pengawasan bersama. Keamanan anak itu tanggung jawab bersama, bukan hanya sekolah,” jelasnya.

‎Ia juga meminta agar pengawasan melekat diperkuat, pengawas pendidikan hadir lebih sering, setiap laporan ditangani cepat, serta pendampingan psikologis diberikan jika diperlukan.

“Prosedur penanganan harus jelas. Setiap laporan harus direspons saat itu juga,” tambahnya.

Puji menegaskan bahwa keselamatan siswa adalah prioritas utama. Menurutnya, langkah tegas, perbaikan sistem pengawasan, keterlibatan orang tua.

‎”Turun tangannya Wali Kota merupakan kombinasi solusi yang paling relevan untuk mengembalikan rasa aman di lingkungan sekolah dan memulihkan kepercayaan masyarakat,” tutup Puji.

Berita Terkait

Wakapolda PMJ Minta Personel Layani Warga Secara Humanis di Pasar Murah Monas
Kapolri Sebut Jumlah Kecelakaan Selama Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
Burung Gagak Memenuhi Langit Israel, Antara Persepsi Sain dan Mitologi
Kolaborasi Forkopimcam dan TNI–Polri Warnai Gerakan Bersih Lingkungan di Teluknaga
Polres priok, Pengamanan dan Pelayanan Wisatawan di Dermaga Kali Adem Berjalan Lancar dan kondusif
Bareskrim Rampungkan Kasus Judi Online, Tersangka dan Barang Bukti Rp55 Miliar Segera Dilimpahkan ke Jaksa
Polda Metro Jaya Gelar Jumat Peduli, Bagikan Sembako kepada Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:38 WIB

Wakapolda PMJ Minta Personel Layani Warga Secara Humanis di Pasar Murah Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:37 WIB

Kapolri Sebut Jumlah Kecelakaan Selama Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:57 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:17 WIB

Kolaborasi Forkopimcam dan TNI–Polri Warnai Gerakan Bersih Lingkungan di Teluknaga

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:04 WIB

Polres priok, Pengamanan dan Pelayanan Wisatawan di Dermaga Kali Adem Berjalan Lancar dan kondusif

Berita Terbaru