Bank of India Indonesia Catat Pertumbuhan Positif 2025, Perkuat Strategi Digital di 2026

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – PT Bank of India Indonesia Tbk (“Bank”) menyampaikan laporan kinerja hingga November 2025 yang menunjukkan tren pertumbuhan positif pada sejumlah indikator utama. Penguatan Dana Pihak Ketiga (DPK), peningkatan pendapatan non-bunga, serta kemajuan layanan digital menjadi penopang utama kinerja Bank di tengah dinamika industri perbankan nasional.

Paparan kinerja tersebut disampaikan langsung oleh jajaran Direksi Bank. Finance Director PT Bank of India Indonesia Tbk, Rahmat Hendratama, menjelaskan bahwa secara keuangan Bank berada pada kondisi yang solid dengan dukungan permodalan dan likuiditas yang sangat kuat. Menurutnya, struktur permodalan yang sehat menjadi fondasi penting bagi Bank untuk menjaga stabilitas sekaligus membuka ruang ekspansi bisnis secara terukur.

Hingga November 2025, total aset Bank tercatat meningkat dari Rp6,82 triliun pada Desember 2024 menjadi Rp6,94 triliun, atau tumbuh sebesar 1,79% secara year-to-date (YTD). Penyaluran kredit juga mengalami pertumbuhan dari Rp4,14 triliun menjadi Rp4,19 triliun, setara dengan kenaikan 1,07% YTD. Sementara itu, DPK menunjukkan pertumbuhan yang lebih signifikan, meningkat dari Rp3,10 triliun menjadi Rp3,40 triliun, atau tumbuh 9,67% YTD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Operational Director PT Bank of India Indonesia Tbk, Carolina Dina Rusdiana, menambahkan bahwa pertumbuhan DPK yang solid mencerminkan meningkatnya kepercayaan nasabah terhadap Bank, seiring dengan semakin optimalnya pemanfaatan kanal layanan digital. Kontribusi digital banking dinilai semakin signifikan dalam mendorong peningkatan aktivitas transaksi sekaligus memperluas jangkauan layanan Bank kepada nasabah.

Dari sisi pendapatan, Bank mencatat kenaikan baik pada pendapatan bunga bersih maupun pendapatan non-bunga. Pendapatan non-bunga meningkat signifikan dari Rp25,41 miliar menjadi Rp46,15 miliar, atau tumbuh 81,62% YTD, terutama didorong oleh recovery aset dan peningkatan fee kredit. Namun demikian, tingkat profitabilitas Bank masih menghadapi tekanan akibat kenaikan biaya pencadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) yang meningkat sebesar 39% secara tahunan (YoY), sebagai bagian dari langkah kehati-hatian dalam pengelolaan risiko kredit.

Baca Juga :  Jadi Dirjen Imigrasi, Silmy Karim Akan Membawa Imigrasi Lebih Baik

Kualitas aset Bank tetap terjaga dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) Net berada di bawah 5%, sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dari sisi margin, Net Interest Margin (NIM) tercatat stabil di atas 4%, mencerminkan kemampuan Bank dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kredit dan pengelolaan biaya dana.

Efisiensi operasional Bank juga berada pada level yang sehat, tercermin dari Cost to Income Ratio (CIR) sebesar 44%. Sementara itu, kondisi likuiditas Bank terjaga kuat dengan rasio Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) yang masing-masing berada di atas 100%, memberikan bantalan yang memadai untuk mendukung pertumbuhan bisnis.

Dari sisi permodalan, Bank mencatat rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 88,68%, meningkat dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar 88,58%. Tingkat permodalan yang sangat kuat ini memberikan fleksibilitas dan ruang yang luas bagi Bank untuk melakukan ekspansi bisnis secara terukur serta memenuhi ketentuan regulator di masa mendatang. Dalam jangka pendek, Bank tidak memiliki rencana penambahan modal atau aksi korporasi, namun tetap terbuka terhadap berbagai opsi strategis jangka panjang yang sejalan dengan pertumbuhan berkelanjutan.

Sejalan dengan komitmen terhadap penerapan tata kelola perusahaan yang baik, Bank terus memperkuat fungsi kepatuhan dan pengawasan internal, termasuk penguatan compliance, audit internal, serta implementasi program Anti Money Laundering dan Countering the Financing of Terrorism (AML/CFT). Atas konsistensi tersebut, Bank kembali mempertahankan rating 5-Star dari PPATK selama empat tahun berturut-turut, yakni periode 2022 hingga 2025.

Baca Juga :  ASENSI Berkolaborasi Dengan Krista Exhibitions Kembali Gelar Pameran Indonesia Local Brands Expo 2022

Memasuki periode 2025–2026, Bank menetapkan arah strategis yang berfokus pada pertumbuhan bisnis berkelanjutan dan transformasi digital. Dari sisi bisnis, Bank menargetkan ekspansi kredit secara selektif pada sektor-sektor produktif, peningkatan porsi dana murah (CASA), serta optimalisasi pendapatan berbasis komisi (fee-based income).

Pada sisi digitalisasi, Bank menyiapkan sejumlah inisiatif strategis yang mulai diluncurkan pada akhir 2025 dan berlanjut sepanjang 2026. Inisiatif tersebut meliputi peluncuran kartu debit, pengembangan layanan QRIS Acquirer untuk kerja sama pembayaran dengan merchant, implementasi QRIS Tuntas (Tarik Tunai, Transfer, dan Setor Tunai), serta layanan Cash In–Cash Out melalui jaringan Indomaret yang terintegrasi dengan aplikasi mobile banking Bank.

Selain itu, Bank juga terus mendorong efisiensi operasional melalui digitalisasi proses, otomasi layanan, serta pengelolaan biaya dan pengadaan yang lebih selektif. Penguatan manajemen risiko tetap menjadi prioritas melalui peningkatan monitoring kredit, efektivitas collection, penguatan CKPN, serta pengembangan early warning system.

Dengan fondasi permodalan yang kuat, likuiditas yang sehat, serta transformasi digital yang berkelanjutan, PT Bank of India Indonesia Tbk optimistis dapat meningkatkan kinerja secara konsisten dan memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan di tahun-tahun mendatang.

Berita Terkait

PTPN IV dan FKJBP Bogor Barat Peduli Korban Banjir dan Longsor di Cigudeg
Masuk Hari Kedua TMMD Ke-128, Personel Satgas Kejar Progres Sasaran Fisik
Peringati Hari Transportasi, Tarif Transjakarta, MRT dan LRT Jakarta 1 Rupiah
Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Gelar Deklarasi Damai Jelang Hari Buruh  
Putra Terbaik Papua Ditembak di Yahukimo, TNI Kecam dan Buru Pelaku OPM
Bupati Mimika Buka TMMD Reguler Ke-128 Kodim 1710/Mimika, Kampung Keakwa Jadi Sasaran Utama
Panas! Dua Kelompok Demonstran Adu Bacot Depan Gedung Bupati Tangerang
Sistem Barcode MyPertamina Bermasalah, Distribusi Logistik Terancam Terganggu

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:06 WIB

PTPN IV dan FKJBP Bogor Barat Peduli Korban Banjir dan Longsor di Cigudeg

Kamis, 23 April 2026 - 22:09 WIB

Masuk Hari Kedua TMMD Ke-128, Personel Satgas Kejar Progres Sasaran Fisik

Kamis, 23 April 2026 - 16:46 WIB

Peringati Hari Transportasi, Tarif Transjakarta, MRT dan LRT Jakarta 1 Rupiah

Kamis, 23 April 2026 - 15:24 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Gelar Deklarasi Damai Jelang Hari Buruh  

Kamis, 23 April 2026 - 09:54 WIB

Putra Terbaik Papua Ditembak di Yahukimo, TNI Kecam dan Buru Pelaku OPM

Berita Terbaru

Tulisan “Disewakan” Muncul di Ruko Aset Pemkot

Hukum

Tulisan “Disewakan” Muncul di Ruko Aset Pemkot

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:10 WIB