Dugaan Double Anggaran di Festival Cisadane 2025 di Soal GMNI

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua GMNI Kota Tangerang, Elwin Mendrofa, menilai pola seperti ini tak bisa lagi ditoleransi.“Festival rakyat berubah jadi proyek birokrat. Kalau sudah ada anggaran resmi, kenapa dinas lain masih keluar uang? Inspektorat harus turun tangan,” tegas Elwin, Rabu (12/11/2025).

Ketua GMNI Kota Tangerang, Elwin Mendrofa, menilai pola seperti ini tak bisa lagi ditoleransi.“Festival rakyat berubah jadi proyek birokrat. Kalau sudah ada anggaran resmi, kenapa dinas lain masih keluar uang? Inspektorat harus turun tangan,” tegas Elwin, Rabu (12/11/2025).

KOTA TANGERANG, Suararealitas.co — Di balik hingar-bingar Festival Cisadane 2025, tercium aroma penyimpangan. Ajang tahunan kebanggaan Pemkot Tangerang itu diduga menjadi ladang proyek dan duplikasi anggaran.

Kegiatan yang diklaim dikelola Dinas Pariwisata Kota Tangerang ini menyerap dana Rp805 juta dari APBD 2025 Rp640 juta lewat penyedia, Rp165 juta lewat swakelola. Tapi di lapangan, pelaksanaan justru ditangani event organizer (EO), bukan langsung dinas.

Masalah makin janggal saat puluhan OPD ikut mendirikan stand dengan biaya sendiri. Padahal, penganggaran utama sudah ada di Dinas Pariwisata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data di lapangan mencatat ada 31 stand OPD dan 50 stand UMKM, dengan biaya mencapai puluhan juta rupiah per stand.Satu kegiatan, banyak anggaran.‎Dugaan double budget pun tak bisa dihindari.

Baca Juga :  Merasa Difitnah, Teguh Nugraha dan Ferdiansyah Bakal Ambil Langkah Hukum

Ketua GMNI Kota Tangerang, Elwin Mendrofa, menilai pola seperti ini tak bisa lagi ditoleransi.

‎“Festival rakyat berubah jadi proyek birokrat. Kalau sudah ada anggaran resmi, kenapa dinas lain masih keluar uang? Inspektorat harus turun tangan,” tegas Elwin, Rabu (12/11/2025).

‎Elwin menyebut pelaksanaan festival juga jauh dari tema besar ‘Kolaboratif yang Memadukan Unsur Budaya, Teknologi, dan Ekologi.’

‎“Yang ditampilkan bukan kolaborasi, tapi dominasi. Komunitas budaya dan teknologi nyaris tak terlihat. Yang ramai justru baliho dan tenda dinas,” katanya.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi dan Dukung Sikap Tegas Kapolri Soal Ungkap Kasus Brigadir J

‎Menurut Elwin, semangat kolaboratif yang digaungkan Pemkot hanya berhenti di spanduk.

“Rakyat cuma jadi penonton. Uangnya keluar miliaran, tapi yang tampil tetap pejabat. Ini bukan festival budaya, ini festival kekuasaan,” ucapnya tajam.

‎Elwin mendesak Inspektorat Kota Tangerang segera melakukan audit penuh terhadap seluruh rangkaian anggaran Festival Cisadane 2025.

‎“Transparansi harus dibuka. Jangan biarkan festival berubah jadi ritual tahunan yang menguras APBD,” tutupnya.

Hingga berita ini tayang, Dinas Pariwisata Kota Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tumpang tindih anggaran maupun peran event organizer dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Berita Terkait

HIMAPI UCA Jadikan Berbagi Sebagai Budaya
Penjual Air Gun Beromzet Ratusan Juta Diringkus saat Transaksi
Polsek Kawasan Muara Baru Polres Priok Gelar, Jaga Jakarta On The Spot (JJOS) Nonton Bareng Piala Dunia 2026, Perkuat Sinergitas dan Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Masyarakat
Kasus Pengeroyokan Di Cengkareng Belum Terungkap, Publik Menanti Hasil Penyelidikan
Buronan Kasus Dugaan Penyekapan Wanita di Bandung Taufik Hidayat Berhasil Diringkus Polda Jabar
Tidak Ada Tanda Kekerasan, Lansia Maman (71) Ditemukan Meninggal Tenang di Area Pemakaman Pakuhaji
Wartawan Online Sambangi Lurah Sunter Agung di Ruang Kerjanya
Komisi IV DPR RI Terima Aspirasi DPRD Pasangkayu Terkait Permukiman di Kawasan Hutan Lindung

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:52 WIB

HIMAPI UCA Jadikan Berbagi Sebagai Budaya

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:15 WIB

Penjual Air Gun Beromzet Ratusan Juta Diringkus saat Transaksi

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:08 WIB

Polsek Kawasan Muara Baru Polres Priok Gelar, Jaga Jakarta On The Spot (JJOS) Nonton Bareng Piala Dunia 2026, Perkuat Sinergitas dan Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Masyarakat

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:56 WIB

Kasus Pengeroyokan Di Cengkareng Belum Terungkap, Publik Menanti Hasil Penyelidikan

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:55 WIB

Buronan Kasus Dugaan Penyekapan Wanita di Bandung Taufik Hidayat Berhasil Diringkus Polda Jabar

Berita Terbaru

Berita Aktual

HIMAPI UCA Jadikan Berbagi Sebagai Budaya

Jumat, 26 Jun 2026 - 19:52 WIB