Budi Haryono: JFSC 2025 Bukti Pentingnya Keterlibatan Masyarakat dalam Pencegahan Kebakaran

- Jurnalis

Senin, 15 September 2025 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi membuka Jakarta Fire Safety Challenge (JFSC) 2025 yang mengusung tema “Kita Songsong Lima Abad Jakarta Menjadi Kota Global dan Berbudaya”, Senin (15/9).

Acara bergengsi ini digelar oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta bersama sejumlah asosiasi profesi seperti LSPK, MPK2I, IPMA, ASH, dan IFSMA. Ajang ini menghadirkan ribuan peserta, mulai dari Relawan Kebakaran (Redkar) hingga Tim Manajemen Keadaan Darurat Gedung (MKKG) yang berasal dari hotel, apartemen, dan perkantoran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kasie Pengawasan Keselamatan Kebakaran DKI Jakarta, Budi Haryono, kegiatan ini bertujuan membangun keterampilan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran. Hal ini penting mengingat jumlah personel pemadam di Jakarta masih jauh dari ideal.

“Dari kajian yang kami lakukan bersama Universitas Indonesia, Jakarta idealnya membutuhkan sekitar 10.000 personel pemadam. Namun saat ini baru tersedia sekitar 3.900 orang. Karena itu, peran masyarakat sangat vital untuk penganggulangan awal kebakaran,” jelas Budi.

Baca Juga :  Partai Buruh dan KSPI Bentuk Koalisi Serikat Pekerja, Usulkan Kenaikan Upah Minimum 2026 hingga 10,5 Persen

JFSC 2025 menghadirkan sejumlah lomba ketangkasan, mulai dari pemadaman api dengan alat sederhana, penggunaan APAR, operasional hidran dan pompa portabel, hingga simulasi penyelamatan korban serta pertolongan pertama (P3K). Kompetisi ini terbagi dalam dua kategori besar, yakni Redkar dari masyarakat pemukiman dan MKKG dari gedung-gedung komersial.

Budi menegaskan, aspek yang dinilai tidak hanya kecepatan, melainkan juga ketepatan teknik, keselamatan peserta, hingga cara penggunaan alat. “Kalau cepat tapi salah, justru bisa berbahaya. Karena itu, ketepatan dan keamanan menjadi poin penting dalam penilaian,” tegasnya.

Hari pertama JFSC menampilkan 44 tim Redkar dari berbagai wilayah di Jakarta dan Kepulauan Seribu dengan total lebih dari 440 peserta. Pada hari berikutnya, giliran 112 tim gedung dari 25 hotel dan 50 apartemen yang akan menunjukkan keterampilan mereka.

Baca Juga :  HDI Drone Canggih Untuk Militer Indonesia Layak Dimiliki di Jaman Era Digital

Kegiatan ini juga menjadi ajang motivasi. Selain piala dan medali, peserta terbaik berkesempatan mendapatkan hadiah menarik seperti sepeda, kulkas, hingga televisi.

Data Gulkarmat mencatat, sepanjang 2025 telah terjadi lebih dari 5.400 kasus kebakaran di Jakarta, dan sebagian berhasil dipadamkan masyarakat sebelum petugas tiba. Fakta ini menjadi bukti nyata bahwa edukasi publik dan latihan kesiapsiagaan berperan besar dalam menekan risiko kebakaran.

“Melalui JFSC, kami ingin membangun budaya siaga api di tengah masyarakat. Pencegahan selalu lebih baik daripada penanganan. Dengan kesiapsiagaan sejak dini, kita bisa melindungi keluarga, lingkungan, dan kota Jakarta,” tutup Budi.

Berita Terkait

KSBSI Soroti Perlindungan Buruh Migran dan Desak Evaluasi Klaster Ketenagakerjaan Jelang May Day 2026
Elly Rosita: KSBSI Minta Prabowo Umumkan Nasib Buruh
Menko Muhaimin: Sekolah Rakyat Harus Jadi “Game Changer” Pengentasan Kemiskinan
Bupati Tangerang dan DBMSDA Turun Tangan Kawal Kualitas Jalan Beton di Sukadiri
Bupati Tangerang Puji Satrad 401 Tanjung Kait: TNI Bukan Hanya Jaga Negara, Tapi Juga Sukseskan Program Pemerintah
Wujudkan Kepedulian Terhadap Masyarakat Sekitar, PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar
Sinergi Kuat! RSUD Pakuhaji Hadir di HUT ke-80 TNI AU, Tingkatkan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat Mauk
Dari Langit ke Bumi: Satrad 401 Tanjung Kait Rayakan HUT TNI AU dengan Aksi Nyata untuk Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:59 WIB

KSBSI Soroti Perlindungan Buruh Migran dan Desak Evaluasi Klaster Ketenagakerjaan Jelang May Day 2026

Rabu, 29 April 2026 - 16:12 WIB

Elly Rosita: KSBSI Minta Prabowo Umumkan Nasib Buruh

Rabu, 29 April 2026 - 15:34 WIB

Menko Muhaimin: Sekolah Rakyat Harus Jadi “Game Changer” Pengentasan Kemiskinan

Rabu, 29 April 2026 - 14:07 WIB

Bupati Tangerang dan DBMSDA Turun Tangan Kawal Kualitas Jalan Beton di Sukadiri

Selasa, 28 April 2026 - 21:52 WIB

Bupati Tangerang Puji Satrad 401 Tanjung Kait: TNI Bukan Hanya Jaga Negara, Tapi Juga Sukseskan Program Pemerintah

Berita Terbaru

Megapolitan

Bangunan Tanpa PBG di Pinangsia Makan Korban Jiwa

Rabu, 29 Apr 2026 - 20:55 WIB