Pasca Batal Kejuaraan IMAG 2025 Tuai Beragam Komentar Dari Beberapa Pengurus PBMI

- Jurnalis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen (purn) TNI Marciano Norman mengatakan, pihaknya tidak merasa membatalkan event tournament IMAG 2025.

“Itu mungkin pengurus Provinsinya (yang membatalkan) atau dari PB nya bukan dari KONI” kata Marciano saat di temui di Jakarta, Rabu, (30/4/25).

Dilansir dari Sketsindonews.com, KONI Pusat membatalkan event kejuaraan tersebut pada tanggal 12 Februari 2025 yang dimana Kejuaraan tersebut diselenggarakan tangga 17 Februari 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, dari sumber yang didapatkan Sketsindonews.com, Ketua Harian PBMI Provinsi Kalimantan Barat, Yohanes Iwan menyesalkan batalnya Kejuaraan tersebut.

“Kami sudah melakukan EEG, EKG dengan biaya tidak sedikit” kata Yohanes.

Hal Senada juga disampaikan Sekertaris Umum Pengprov Jambi, Remi Novita yang mengalami hal yang serupa terkait dibatalkannya event kejuaraan IMAG 2025.

“Kami juga mengalami hal yang sama. Arlet sudah melakukan EEG dan EKG” katanya

Baca Juga :  Bandung Lautan Biru! Jutaan Bobotoh Rayakan Juara Persib, Iwan Bule Terharu

Terpisah, Wakil Ketua Bidang Binpres PBMI, Opniel Untung mengatakan EEG dan EKG wajib dilakukan untuk melindungi para atlet.

“EEG itu kan rekam kinerja otak (dari atlet), kita tidak tau apa yang sebelumnya pernah terjadi pada atlet baik di kejuaraan sebelumnya atau aktivitas di luar latihan. Kemudian EKG itu cek jantung, jadi bergubung kita ini olahraga bela diri yang sudah pasti ada benturan, jadi kita mau meminimalisir resiko terhadap atlet” kata Opniel saat dihubungi Sketsindonews.com, Jumat, (2/5/25).

Opniel merinci, EEG dan EKG mempunyai masa waktu selama enam bulan, dan anggaran biaya EEG dan EKG berkisar saru setengah juta rupiah.

“Kita gak boleh menyepelekan juga ya. Jangan karena biaya yang cukup mahal, tapi kita meremehkan EEG dan EKG. Kita tidak tau apa yang pernah terjadi pada atlet di luar latihan.” katanya.

Baca Juga :  Sepak Takraw Diperkenalkan ke Pelajar SD di Jakarta Barat, PSTI Fokus Pembinaan Atlet Usia Dini

Misal, Opniel bilang, atlet tersebut melakukan EEG dan EKG, kemudian bertanding lagi tiga bulan kemudian, itu masih bisa dipakai, tapi sama-sama berdoa aja. Sama-sama bijak dalam membuat keputusan demi keselamatan atlet kita sendiri.

Apa itu EEG dan EKG?

EEG (elektroensefalogram) adalah alat yang digunakan untuk merekam aktivitas listrik di otak. Dalam konteks atlet, EEG bisa dimanfaatkan untuk memahami bagaimana otak bekerja saat berolahraga, mengidentifikasi potensi cedera otak seperti gegar otak, dan bahkan untuk meningkatkan performa melalui neurofeedback.

EKG (elektrokardiogram) pada atlet penting untuk memantau kesehatan jantung dan mengidentifikasi potensi masalah jantung yang dapat tersembunyi di balik adaptasi fisiologis akibat latihan berat. EKG membantu membedakan perubahan jantung yang normal akibat latihan (jantung atlet) dengan kelainan jantung patologis yang memerlukan penanganan medis.

Berita Terkait

Kemeriahan Turnamen PIK 2 Cup: Ibu-Ibu PIA Ardhya Garini Satrad 401 Antusias Hadirkan Kuliner Khas
Pembukaan Open Tournament PIK 2 Cup Dimulai : Asda II Kabupaten Tangerang Tekankan Sportivitas
Wali Kota Iin Mutmainnah Pastikan Kesiapan Turnamen Mini Soccer Piala Wali Kota Jakarta Barat 2026
Jelang Turnamen Mini Soccer Piala Wali Kota, Kecamatan Kembangan Gelar Kerja Bakti Massal di Maroedja Sport Park
Semangat Juang Atlet Sepak Takraw Kabupaten Tangerang Bawa Pulang Dua Perunggu POPDA XII Banten. ‎
Jelang Kompetisi 2026, YAMBA FC Matangkan Persiapan Lewat Laga Uji Coba di Cianjur
Timnas Indonesia U-19 Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026 Usai Kalahkan Vietnam 2-1
E-Sport Kapolri Cup 2026 Resmi Diluncurkan, Polri Dukung Talenta Muda Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:52 WIB

Kemeriahan Turnamen PIK 2 Cup: Ibu-Ibu PIA Ardhya Garini Satrad 401 Antusias Hadirkan Kuliner Khas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:18 WIB

Pembukaan Open Tournament PIK 2 Cup Dimulai : Asda II Kabupaten Tangerang Tekankan Sportivitas

Senin, 6 Juli 2026 - 16:09 WIB

Wali Kota Iin Mutmainnah Pastikan Kesiapan Turnamen Mini Soccer Piala Wali Kota Jakarta Barat 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 15:58 WIB

Jelang Turnamen Mini Soccer Piala Wali Kota, Kecamatan Kembangan Gelar Kerja Bakti Massal di Maroedja Sport Park

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:10 WIB

Semangat Juang Atlet Sepak Takraw Kabupaten Tangerang Bawa Pulang Dua Perunggu POPDA XII Banten. ‎

Berita Terbaru

Nasional

Gubernur Buka Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026

Minggu, 2 Agu 2026 - 15:20 WIB