Camat Mauk Menghadiri Potong Pita Bedah Rumah Warga Ketapang Rumah Tidak Layak Huni

- Jurnalis

Jumat, 20 September 2024 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketapang – Sebanyak 3 rumah tidak layak huni (RTLH) akan dibangun melalui Program Rumah Layak Huni Baznas Kabupaten Tangerang provinsi Banten tahun 2024.

Camat Mauk Khalid mawardi mengatakan, sebelum melakukan bedah rumah, pihaknya melakukan survei terlebih dulu ke setiap rumah yang diusulkan. Hal ini untuk memastikan bahwa rumah tersebut sesuai dengan ketentuan untuk dilakukan bedah rumah. Program ini diprioritas untuk asnaf (golongan yang menerima zakat), fakir dan miskin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah kita (Baznas Kabupaten Tangerang) dari tahun 2020 sampai 2023 sudah merealisasikan Program Rumah Layak Huni Baznas sebanyak 313 keluarga di 29 kecamatan wilayah Kabupaten Tangerang,” ucapnya pada Jumat 20-9-2024

Baca Juga :  Kunker di Los Angeles, KSAD Jenderal TNI Dudung Silaturahmi dan Berdialog dengan Puluhan Diaspora RI

Ustad mbay menuturkan, Program Rumah Layak Huni ini merupakan bentuk sinergitas Baznas Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Daerah dalam mengentaskan kemiskinan. Program ini untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tangerang.

“Alhamdulillah kita resmikan rumahnya pak rahmat di kampung kidul desa Ketapang rt 015/006 yang telah dapat  bantu dari program bedah rumah dari (BAZNAS) rumah tidak layak huni saat ini rumah sudah bagus  kalau hujan ngga bocor lagi y pak.

Baca Juga :  Dukung Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi Daerah, Kementerian PUPR Optimalkan Pembangunan Infrastruktur

Saya banyak-banyak terima kasih atas bantuannya dari (BAZNAS) kabupaten Tangerang dapat bantuan bedah rumah. Rahmat

Semoga penerima manfaat para mustahik dan para muzaki serta stakeholders Baznas, dapat melihat dan merasakan manfaat optimal dan perolehan dana zakat, infak dan sedekah meningkat terus,” tutup dia.

Berita Terkait

Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata
As SDM Kapolri Sambut Kontingen Taekwondo Polri Juara Umum WATA Championship di Soetta
10 Orang Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Kramat Jati Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Masyarakat untuk Mengecek
Semangat Kartini di BRI Unit Pasar Serua: Melayani dengan Ketulusan dan Sentuhan Budaya
Penyadapan Getah Pinus Ilegal di Gunung Ciremai || Aceng Syamsul Hadie (ASH): Kejahatan Ekologis yang Tak Boleh Ditoleransi
Tabrakan Maut di Bekasi Timur: KRL Diseruduk KA Argo Bromo Anggrek
Pembangunan Rumah Terus Digenjot, Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika Kejar Target Penyelesaian
Pria Bawa Sabu Senilai Rp1 Miliar di Kap Motor Ditangkap Polres Pelabuhan Tanjung Priok

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 17:45 WIB

Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata

Selasa, 28 April 2026 - 12:08 WIB

10 Orang Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Kramat Jati Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Masyarakat untuk Mengecek

Selasa, 28 April 2026 - 11:27 WIB

Semangat Kartini di BRI Unit Pasar Serua: Melayani dengan Ketulusan dan Sentuhan Budaya

Senin, 27 April 2026 - 23:28 WIB

Penyadapan Getah Pinus Ilegal di Gunung Ciremai || Aceng Syamsul Hadie (ASH): Kejahatan Ekologis yang Tak Boleh Ditoleransi

Senin, 27 April 2026 - 23:01 WIB

Tabrakan Maut di Bekasi Timur: KRL Diseruduk KA Argo Bromo Anggrek

Berita Terbaru

Lapdu LSM Barata yang diduga lamban ditangani Kejati Banten

Berita Aktual

Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata

Selasa, 28 Apr 2026 - 17:45 WIB