Isu Reshuffle Kabinet Kembali Menguat, Johan Budi Beberkan Isi Pertemuan Empat Mata dengan Jokowi

- Jurnalis

Jumat, 3 Desember 2021 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Johan Budi
Foto/dok : Robert Actualnews.id
Pertemuan Johan Budi dengan Presiden Jokowi ditengah isu Reshuffle Kabinet, Rabu, (1/12).

Suararealitas.com, Jakarta – Perombakan kabinet adalah suatu hal yang biasa dalam suatu rezim, dan reshuffle adalah hak prerogratif Presiden.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diperkirakan isu perombakan kabinet seminggu kedepan akan menjadi pembicaraan hangat dikalangan elit politik, maupun masyarakat, sebab pertemuan Johan Budi dengan Presiden Jokowi belum lama ini dijadikan patokan akan ada reshuffle dalam waktu dekat ini.

Menurut, Ali Muctar Ngabalin dari KSP, pertemuan Johan Budi dengan Jokowi di Istana Merdeka itu suatu hal biasa, apalagi Johan Budi pernah didalam Istana. Jadi saya tegaskan, pertemuan itu tidak membicarakan perombakan kabinet, dan tidak ada korelasinya dengan perombakan kabinet.

Baca Juga :  BRI UNIT Cipanas Hadirkan Pelayanan Humanis dengan Fokus pada Nasabah Pedesaan

“Saya dapat tegaskan, tidak ada pembicaaran Reshuffle Kabinet,” tandasnya, Kamis, (2/12).

Pernyataan Ngabalin diamini oleh Johan Budi, beliau menjelaskan, pertemuan itu bukan yang pertama kali, bahkan sering bertemu bila ada permasalahan diwilayah. “Pembicaraan itu soal perkembangan Covid-19 dan penanggulangannya,” terang Johan.

Baca juga: Presiden Jokowi: Terus Dorong Realisasi Komitmen Investasi di Tanah Air

Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Presiden Joko Widodo Minta Percepatan Realisasi APBN 2021

Johan juga menjabarkan, setahu dia, bila Jokowi mau merombak biasanya  memanggil, dan diskusi dengan para pakar, tokoh diluar istana, dan para ketua umum partai.

Baca Juga :  KKP Bangun Sinergi Lindungi Habitat Penyu di Raja Ampat

“Biasanya Presiden bila mau merombak, pasti Presiden berdiskusi dengan tokoh diluar istana dan ketua umum partai,” tukasnya.

Kembali ke Ngabalin, sepengetahuannya Presiden Jokowi tidak bisa didesak-desak dengan siapapun soal reshuffle, semakin didesak, Presiden tidak akan merekomendasikan orang yang mendesaknya, karena walaupun ada perombakan cuma Presiden yang tau.

“Presiden Jokowi tidak mau didesak-desak, meski perombakan kabinet terjadi, yang tau hanya Presiden,” pungkasnya.(*)

Baca juga: Presiden Lantik 12 Duta Besar RI Untuk Negara Sahabat

Sumber : Rbt Actualnews.id

Berita Terkait

Indonesia Percepat Kebijakan Karbon Biru Menyusul Komitmen NDC Kedua dan Menuju COP31
KKP Petakan 200 Titik Baru Kampung Nelayan Merah Putih di Papua
Baznas Bazis DKI Targetkan Zakat Rp190 Miliar Selama Ramadan 2026
KKP Mulai Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
Gelar Rapat Konsultasi Bersama DPD RI, Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Hadiri Puncak HPN 2026, Muhaimin Tekankan Peran Pers di Era Disrupsi Digital
Ahmad Arif Rifai Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional HPN 2026 Di banten, “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat dan Bangsa Kuat”
Lingga suri Kenang Agus Widjojo sebagai Sosok Berintegritas dan Rendah Hati

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:13 WIB

Indonesia Percepat Kebijakan Karbon Biru Menyusul Komitmen NDC Kedua dan Menuju COP31

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:50 WIB

KKP Petakan 200 Titik Baru Kampung Nelayan Merah Putih di Papua

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:00 WIB

Baznas Bazis DKI Targetkan Zakat Rp190 Miliar Selama Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:59 WIB

KKP Mulai Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:28 WIB

Gelar Rapat Konsultasi Bersama DPD RI, Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Berita Terbaru

Berita Aktual

Laboratorium Sosial Dalam Pemolisian berbasis riset dan keilmuan

Kamis, 12 Feb 2026 - 15:53 WIB

Screenshot

Ekonomi & Bisnis

Menuju Swasembada Garam, PT Garam Siapkan Lompatan Produksi 1 Juta Ton

Kamis, 12 Feb 2026 - 11:53 WIB