Lontar, Suararealitas.co – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31, PLTU Lontar menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi bersih dan pelestarian lingkungan melalui penguatan ekosistem energi hijau yang terintegrasi. 9-10-2026.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui dua langkah strategis, yakni pemanfaatan biomassa sawdust (serbuk gergaji) sebagai bahan bakar pendamping batu bara melalui metode co-firing serta aksi penanaman ribuan bibit mangrove di kawasan pesisir Kabupaten Tangerang.
Sebagai salah satu pembangkit listrik berkapasitas 4 x 315 Megawatt (MW), PLTU Lontar terus mengembangkan berbagai inisiatif yang mendukung operasional pembangkit yang lebih ramah lingkungan tanpa mengurangi keandalan pasokan listrik. Upaya ini juga sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung target transisi energi nasional dan penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam seluruh aktivitas bisnisnya.
Pada sektor lingkungan, PLTU Lontar melaksanakan penanaman ribuan bibit mangrove di wilayah pesisir Tangerang sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pelestarian ekosistem pesisir.
Mangrove memiliki peran penting sebagai penyerap karbon alami (blue carbon) yang mampu menyimpan dan menyerap karbon dalam jumlah besar, sekaligus berfungsi sebagai pelindung pantai dari abrasi dan erosi.
Selain itu, keberadaan mangrove turut mendukung keberlangsungan keanekaragaman hayati dengan menyediakan habitat bagi berbagai biota laut.
Di sisi operasional pembangkit, PLTU Lontar secara konsisten mengimplementasikan program co-firing biomassa menggunakan sawdust yang berasal dari hasil samping industri pengolahan kayu.
Pemanfaatan biomassa tersebut membantu mengurangi penggunaan batu bara sehingga berkontribusi pada penurunan emisi gas rumah kaca (GRK), sekaligus mengurangi emisi sulfur oksida (SOx) dan nitrogen oksida (NOx).
Karakteristik sawdust yang homogen juga memungkinkan proses pencampuran dan pembakaran berjalan optimal tanpa mengganggu keandalan operasi unit pembangkit.
Sinergi antara pemanfaatan biomassa sebagai energi terbarukan dan restorasi ekosistem mangrove menjadi bukti nyata komitmen PLTU Lontar dalam mengembangkan pendekatan keberlanjutan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Seluruh program tersebut dijalankan secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab sesuai prinsip-prinsip GCG, serta menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan agenda dekarbonisasi nasional.
Melalui momentum HUT ke-31 ini, PLTU Lontar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pasokan listrik yang andal, efisien, dan semakin ramah lingkungan, sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan demi mewujudkan masa depan energi Indonesia yang lebih hijau.
Akbar
Huruf
Memuat berita berikutnya…












