Brigjen TNI (Purn) Jamaludin MSi Han Tegaskan Budaya Betawi Harus Tetap Jadi Identitas Jakarta

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – Dewan Adat Bamus Betawi menggelar Halal Bihalal Silaturahmi Kebangsaan dan Rapat Kerja (Raker) III Tahun 2026 di Gedung Vokasi, Jakarta, Minggu (10/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat konsolidasi masyarakat Betawi sekaligus menegaskan komitmen pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan Jakarta menuju kota global.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan dengan dihadiri tokoh adat, pengurus organisasi, tokoh masyarakat, pemuda Betawi, sanggar seni, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Selain menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, forum tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas sejumlah agenda strategis terkait masa depan budaya Betawi dan peran masyarakat adat dalam pembangunan Jakarta.

Berbagai isu penting menjadi pembahasan dalam Raker III Tahun 2026, mulai dari pelestarian kampung-kampung Betawi, penguatan peran generasi muda, pemberdayaan masyarakat adat, hingga pengembangan kegiatan sosial dan budaya berbasis kearifan lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dewan Adat Bamus Betawi menilai pelestarian budaya Betawi tidak hanya berkaitan dengan simbol dan tradisi semata, tetapi juga menyangkut upaya menjaga identitas, nilai persaudaraan, serta karakter masyarakat Betawi di tengah perubahan sosial yang terus berkembang.

Baca Juga :  KKP Serahkan Tersangka dan Barang Bukti KM MUS ke Kejaksaan Tual

Forum tersebut juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, organisasi budaya, dan pemerintah dalam menjaga eksistensi budaya Betawi agar tetap menjadi bagian penting dari identitas Jakarta sebagai ibu kota negara.

Dalam kesempatan itu, Ketua PPIR DKI Jaya, Brigjen TNI (Purn) Jamaludin MSi Han, turut menyoroti perhatian Prabowo Subianto terhadap pelestarian budaya Betawi. Menurutnya, Presiden Prabowo dinilai memiliki perhatian terhadap budaya lokal dan nilai-nilai kebangsaan yang hidup di tengah masyarakat, termasuk budaya Betawi.

Ia mengatakan, meskipun tidak ada pesan khusus yang disampaikan secara langsung terkait adat Betawi, namun berbagai sikap dan simbol yang ditunjukkan Presiden Prabowo dalam sejumlah kesempatan dinilai mencerminkan dukungan terhadap pelestarian budaya Betawi.

“Pada beberapa kesempatan beliau menggunakan atribut dan budaya Betawi. Itu menjadi simbol bahwa budaya Betawi harus terus dijaga dan dilestarikan,” ujar Jamaludin.

Menurutnya, budaya Betawi tidak hanya dimaknai sebagai simbol budaya semata, melainkan juga mengandung nilai-nilai luhur seperti persatuan, toleransi, menghormati sesama, dan menjaga kerukunan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.

Baca Juga :  Bupati Tangerang Tinjau Langsung Lokasi Terdampak Angin Puting Beliung Di Perumahan Taman Adiyasa Solear

“Yang paling penting bukan hanya simbolnya, tetapi nilai-nilai budaya itu sendiri. Semangat persaudaraan, saling menghormati, dan menjaga kedamaian harus terus diwariskan kepada generasi muda,” katanya.

Ia menambahkan, pelestarian budaya Betawi perlu diperkuat melalui pendidikan, kegiatan sosial budaya, serta dukungan seluruh elemen masyarakat agar identitas budaya lokal tetap terjaga di tengah perkembangan Jakarta sebagai kota global.

Selain itu, Jamaludin juga mengajak masyarakat Betawi dan masyarakat Jakarta secara umum untuk terus menjaga persatuan dan keharmonisan sosial di tengah keberagaman.

“Jakarta harus tetap menjadi rumah bersama yang damai dan rukun. Budaya Betawi memiliki nilai kebersamaan yang harus terus dijaga sebagai bagian dari kekuatan bangsa,” tuturnya.

Melalui Raker III Tahun 2026 tersebut, Dewan Adat Bamus Betawi berharap sinergi antarelemen masyarakat semakin kuat sehingga budaya Betawi tetap hidup, berkembang, dan menjadi bagian penting dalam perjalanan Jakarta menuju kota global tanpa kehilangan identitas budayanya.

Berita Terkait

Rangkai HUT RI ke- 81, Camat Mauk Ajak Warga Eratkan Persatuan Lewat Jalan Santai
Menko Polkam: Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Harus Jadi Booster Program Pemerintah
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta
JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Gangguan Kamtibmas
Pemerintah Perkuat Penanganan Banjir Pantura, Brebes Masuk Program FMNJP untuk Tingkatkan Ketahanan Wilayah
Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar, Sembilan Motor Diamankan di Jakarta Timur
Menteri Hukum Minta Verifikasi Pelepasan Kewarganegaraan Maksimal 15 Hari
Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Peningkatan Kemampuan Dalmas

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Rangkai HUT RI ke- 81, Camat Mauk Ajak Warga Eratkan Persatuan Lewat Jalan Santai

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Menko Polkam: Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Harus Jadi Booster Program Pemerintah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Pemerintah Perkuat Penanganan Banjir Pantura, Brebes Masuk Program FMNJP untuk Tingkatkan Ketahanan Wilayah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar, Sembilan Motor Diamankan di Jakarta Timur

Berita Terbaru