Jelang Aksi 27 Agustus, Yogi Korpus BEM PTMAI Minta Mahasiswa Utamakan Kepentingan Rakyat

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, — Koordinator Pusat BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah Indonesia (BEM PTMAI), Yogi Syahputra Al Idrus, menyatakan sikap menolak rencana aksi demonstrasi yang akan digelar pada 27 Agustus 2026. Sikap tersebut disampaikan dengan alasan menjaga ketertiban umum dan keamanan nasional.

Yogi menilai penyampaian aspirasi merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, menurutnya, gerakan mahasiswa juga harus mempertimbangkan situasi nasional serta memastikan aksi tidak menimbulkan gangguan terhadap masyarakat luas.

“Kami menghormati hak setiap mahasiswa dan masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Tetapi dalam situasi seperti sekarang, kita juga harus memastikan bahwa penyampaian aspirasi tidak justru menghambat ketertiban dan keamanan nasional,” ujar Yogi.

Menurut Yogi, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kelompok intelektual yang tidak hanya berperan sebagai kontrol sosial, tetapi juga sebagai penjaga stabilitas demokrasi. Karena itu, ia mendorong agar kritik terhadap pemerintah disampaikan melalui cara-cara yang konstruktif, terukur, dan tidak mengorbankan kepentingan masyarakat.

“Demokrasi bukan hanya tentang keberanian menyampaikan kritik, tetapi juga tentang kedewasaan menjaga kepentingan bangsa. Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan sampai perbedaan itu menciptakan situasi yang merugikan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Eru Zudart : “Pembaca Tarot Millenial Punya Keahlian Menyamai Hard Gumay"

Yogi juga mengajak organisasi kemahasiswaan untuk mengedepankan dialog dan konsolidasi gagasan dalam merespons berbagai persoalan nasional.

BEM PTMAI, lanjutnya, akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial dengan tetap mengedepankan nilai-nilai intelektual, konstitusional, dan kepentingan nasional.

“Kami ingin gerakan mahasiswa tetap kritis, tetapi juga solutif. Jangan sampai gerakan yang seharusnya memperjuangkan kepentingan rakyat justru membuat masyarakat menjadi korban dari ketidakstabilan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Parkir Liar Depan RS Hermina Membandel, Warga Desak Kepala UP Parkir hingga Kasudinhub Jakbar Bertindak Tegas
Bukti Polisi Peduli Masyarakat, Polsek Teluknaga Bagikan Masker Gratis
Patroli Jaga Jakarta Jaga Priok di Pelabuhan Sambil Bagikan Masker
Satpol PP Kelurahan Koja Bagikan 250 Masker Antisipasi Dampak Abu Vulkanik
GAPEMBI Jambi Soroti MBG Berbasis Sekolah: Jangan Sampai Ubah Skema, Buka Celah Kebocoran Anggaran
Mengaku Berkali-kali Dipaksa, Perempuan Muda di Tasikmalaya Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual
KOWANI Imbau Masyarakat Tenang dan Waspada terhadap Aktivitas Gunung Anak Krakatau
Mendagri Tinjau Program Bedah Rumah di Bukit Duri, Ajak Pemda Dukung Percepatan Perbaikan Hunian

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 12:02 WIB

Parkir Liar Depan RS Hermina Membandel, Warga Desak Kepala UP Parkir hingga Kasudinhub Jakbar Bertindak Tegas

Senin, 7 September 2026 - 12:14 WIB

Bukti Polisi Peduli Masyarakat, Polsek Teluknaga Bagikan Masker Gratis

Senin, 7 September 2026 - 12:11 WIB

Patroli Jaga Jakarta Jaga Priok di Pelabuhan Sambil Bagikan Masker

Minggu, 6 September 2026 - 22:08 WIB

Satpol PP Kelurahan Koja Bagikan 250 Masker Antisipasi Dampak Abu Vulkanik

Minggu, 6 September 2026 - 21:30 WIB

GAPEMBI Jambi Soroti MBG Berbasis Sekolah: Jangan Sampai Ubah Skema, Buka Celah Kebocoran Anggaran

Berita Terbaru

Kabar TNI

Kemampuan Squad LFX Diperdalam Pada Latgabma SGS 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:03 WIB